• Senin-Jumat / 8.00AM - 05.00PM
  • WISMA SIRCA Jl. Johar 18, Jakarta Pusat
  • 021 3904555

Dikecualikan

Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi BAZNAS

 

# Informasi Publik yang Termasuk Dikecualikan  
1 Informasi Publik yang bersifat ketat, terbatas dan rahasia sesuai dengan Undang-Undang, kepatutan, dan kepentingan umum didasarkan pada pengujian tentang konsekuensi yang timbul apabila suatu informasi diberikan kepada masyarakat serta setelah dipertimbangkan dengan seksama bahwa menutup Informasi Publik dapat melindungi kepentingan yang lebih besar daripada membukanya atau sebaliknya.  
2 Informasi yang dapat membahayakan Negara.  
3 Informasi yang berkaitan dengan kepentingan perlindungan usaha dari persaingan usaha tidak sehat.  
4 Informasi yang berkaitan dengan hak-hak pribadi.  
5 Informasi yang berkaitan dengan rahasia jabatan.  
6 Informasi Publik yang diminta belum dikuasai atau didokumentasikan.  
7

Informasi Publik yang apabila dibuka dan diberikan kepada Pemohon Informasi Publik dapat menghambat proses penegakan hukum, seperti:

  • Menghambat proses penyelidikan dan penyidikan suatu tindak pidana.
  • Mengungkapkan identitas informan, pelapor, saksi, dan/atau korban yang mengetahui adanya tindak pidana.
  • Mengungkapkan data intelijen kriminal dan rencana-rencana yang berhubungan dengan pencegahan dan penanganan segala bentuk kejahatan transnasional.
  • Membahayakan keselamatan dan kehidupan penegak hukum dan/atau keluarganya.
  • Membahayakan keamanan peralatan, sarana, dan/atau prasarana penegak hukum.
 
8 Informasi Publik yang apabila dibuka dan diberikan kepada Pemohon Informasi Publik dapat mengganggu kepentingan perlindungan hak atas kekayaan intelektual dan perlindungan dari persaingan usaha tidak sehat.  
9

Informasi Publik yang apabila dibuka dan diberikan kepada Pemohon dapat membahayakan pertahanan dan keamanan negara, yaitu:

  • Informasi tentang strategi, intelijen, operasi, taktik dan teknik yang berkaitan dengan penyelenggaraan sistem pertahanan dan keamanan negara, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan dan pengakhiran atau evaluasi dalam kaitan dengan ancaman dari dalam dan luar negeri.
  • Dokumen yang memuat tentang strategi, intelijen, operasi, teknik dan taktik yang berkaitan dengan penyelenggaraan sistem pertahanan dan keamanan negara yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan dan pengakhiran atau evaluasi.
  • Jumlah, komposisi, disposisi, atau dislokasi kekuatan dan kemampuan dalam penyelenggaraan sistem pertahanan dan keamanan negara serta rencana pengembangannya.
  • Gambar dan data tentang situasi dan keadaan pangkalan dan/atau instalasi militer.
  • Data perkiraan kemampuan militer dan pertahanan negara lain terbatas pada segala tindakan dan/atau indikasi negara tersebut yang dapat membahayakan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan/atau data terkait kerjasama militer dengan negara lain yang disepakati dalam perjanjian tersebut sebagai rahasia atau sangat rahasia.
  • Sistem persandian Negara.
  • Sistem intelijen negara.
 
10

Informasi Publik yang apabila dibuka dan diberikan kepada Pemohon Informasi Publik dapat mengungkapkan kekayaan alam Indonesia.

  • Informasi Publik yang apabila dibuka dan diberikan kepada Pemohon Informasi Publik, dapat merugikan ketahanan ekonomi nasional.
  • Rencana awal pembelian dan penjualan mata uang nasional atau asing, saham dan aset vital milik Negara.
  • Rencana awal perubahan nilai tukar, suku bunga, dan model operasi institusi keuangan.
  • Rencana awal perubahan suku bunga bank, pinjaman pemerintah, perubahan pajak, tarif, atau pendapatan negara/daerah lainnya.
  • Rencana awal penjualan atau pembelian tanah atau property.
  • Rencana awal investasi asing.
  • Proses dan hasil pengawasan perbankan, asuransi, atau lembaga keuangan lainnya.
  • Hal-hal yang berkaitan dengan proses pencetakan uang.
 
11

Informasi Publik yang apabila dibuka dan diberikan kepada Pemohon Informasi Publik, dapat merugikan kepentingan hubungan luar negeri.

  • Posisi, daya tawar dan strategi yang akan dan telah diambil oleh negara dalam hubungannya dengan negosiasi internasional.
  • Korespondensi diplomatik antarnegara.
  • Sistem komunikasi dan persandian yang dipergunakan dalam menjalankan hubungan internasional.
  • Perlindungan dan pengamanan infrastruktur strategis Indonesia di luar negeri
  1.  
 
12 Informasi Publik yang apabila dibuka dapat mengungkapkan isi akta otentik yang bersifat pribadi dan kemauan terakhir ataupun wasiat seseorang.  
13

Informasi Publik yang apabila dibuka dan diberikan kepada Pemohon Informasi Publik dapat mengungkap rahasia pribadi, yaitu:

  • Riwayat dan kondisi anggota keluarga.
  • Riwayat, kondisi dan perawatan, pengobatan kesehatan fisik, dan psikis seseorang.
  • Kondisi keuangan, aset, pendapatan, dan rekening bank seseorang.
  • Hasil-hasil evaluasi sehubungan dengan kapabilitas, intelektualitas, dan rekomendasi kemampuan seseorang.
  • Catatan yang menyangkut pribadi seseorang yang berkaitan dengan kegiatan satuan pendidikan formal dan satuan pendidikan nonformal.
 
14 Memorandum atau surat-surat antar Badan Publik atau intra Badan Publik, yang menurut sifatnya dirahasiakan kecuali atas putusan Komisi Informasi atau pengadilan.  
15 Informasi yang tidak boleh diungkapkan berdasarkan Undang-Undang.  
16

Pihak yang rahasianya diungkap memberikan persetujuan tertulis.

  • Pengungkapan berkaitan dengan posisi seseorang dalam jabatan-jabatan publik.